Camilan Milenial dari Pulau Garam

1 min read

siapa yang tak kenal pulau madura?

daratan kecil di ujung provinsi  jawatimur ini menyimpan banyak keunikan, dari objek wisata, seni-budaya, dan kuliner.  Madura juga dikenal sebagai pulau garam karena mampu menghasilkan garam terbanyak se asia tenggara. Destinasi di sana lebih banyak menghadirkan hamparan pantai dengan hiasan pepohonan cemara udang. Seni dan budaya seperti batik, kerapan sapi, tari-tarian, dll. Namun kali ini tim akunusa.com akan membahas satu makanan ringan yang lagi hits di kalangan muda pulau Madura khususnya mahasiswa-i. Sepekan lalu, salah satu anggota akunusa.com sengaja melakukan perjalanan singkat untuk mencoba cita rasa camilan yang dikabarkan lagi hits. lokasi penelusuran ke salah satu daerah di pulau madura, yaitu kabupaten bangkalan. Ternyata sejak 2017 lalu makanan ringan ini hadir dan digemari banyak kalangan, namun yang mendominasi adalah mahasiswa.  Masyarakat setempat menyebut makanan ini dengan nama “sewel” (baca:siwil).  Tidak ada arti khusus dari nama ini, yang jelas rasanya “ngangenin” seperti rindu dalam novel tere liye. Hehehe. Sewel  hamper menyerupai cireng kalau di kota bandung, hanya saja tekstur dan toppingnya berbeda. Terbuat daru tepung aci dan adonan krupuk ikan, siwil dibuat dengan dua jenis. Ada yang direbus dan digoreng. Ragam bentuknya banyak, bulat seperti baso, panjang tipis, dan ada juga yang setengah lingkaran.  Siwil yang rasa original tidak diberikan isi. Sedangkan yang varian rasa, berisi telur puyuh, keju, daging, abon, dan rempahan cabe. Siwil tidak dihidangkan dengan kecap atau saus tomat seperti cireng dan cilok. Namun siwil campur dengan petis Madura yang sudah diolah dengan cabai kecil dan tomat. Tentu tingkat pedasnya bisa disesuaikan dgn selera masing-masing. Warung siwil yang sangaat terkenal adalah milik Ibu Fat. Lokasinya di kecamatan kamal kab bangkalan, masih satu area dengan universitas trunojoyo kebanggaan orang Madura. Lokasi warung siwil berada di tepian laut, tentunya suasana yang pas untuk makan berdua dengan pasangan anda. Hehehe.  Untuk harga tidak perlu khawatir, nominalnya sangat-sangat murah di tahun 2019 ini. Hehehe. Satu potong siwil hanya 500 rupiah, dan saus petis dibandrol mulai 1000-3000 rupiah saja. Kebanyakan para konsumen membeli siwil dengan porsi 10ribu dan saus petis 3ribu. Ditambah minum es the 2ribu, jadi total 15ribu untuk momen kemesraan. Hehehe. Warung Ibu Fat buka pukul 09.00 pagi sampai 22.00 malam.  Nama Ibu Fat sudah sangat terkenal di kecamatan kamal. Dia sengaja melestarikan makanan tradisional seperti siwil ini untuk kalangan milenial di era serba banyaknya makanan kekinian. Menurutnya, cita rasa makanan-makanan tradisional tidak kalah enak dan harus tetap dijaga agar setiap generasi bisa mengenalnya. Jika anda sedang berkunjung ke provinsi jawa timur, jangan lupa untuk mampir ke pulau garam dan mencoba pedasnya siwil yang bikin nendang…………………!

Ikuti Kami di Sosial Media:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *