Gerakan Mahasiswa Indonesia Terulang Kembali

51 sec read

Jika pergerakan mahasiswa hari ini disinyalir mengalami kemunduran, maka para aktivis lintas generasi terutama di era 70-an, era 80-an, dan era 90-an tentu memiliki tanggung jawab moral terhadap adik-adiknya. Namun, tampaknya di era milenial generasi Mahasiswa saat ini tidak terbuai oleh kemajuan teknologi dan segala kemudahannya.

Setelah sekian lama Aliansi Mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Indonesia kembali bersatu menegakkan keadilan bagi rakyatnya di depan gedung DPR RI. Mahasiswa resah atas kebijakan dari para pemimpin kekuasaan mengenai Revisi RKUHP dan RUU KPK. Banyak kesenjangan yang terjadi, kesengsaraan, tirani dan fenomena-fenomena ketidakadilan yang lainnya, seperti korupsi, penyelewengan, perampasan hak warga negara yang aktor utamanya ialah para pejabat-pejabat birokrasi pemerintahan.

Sebagai agent of change, jika ketidakadilan itu muncul maka mahasiswa harus muncul sebagai social control. Hari ini sudah terbukti dengan segala bentuk perjuangannya mahasiswa menjadi pembawa pesan dari masyarakat untuk disampaikan kepada wakil rakyat.
RKUHP di dalamnya mengandung nilai-nilai di luar batas wajar karena sudah mengganggu bahkan merusak Privasi dan Hak Asasi Manusia. Sedangkan, RUU KPK tidak memiliki relevansi seolah-olah membuka pintu bagi para politisi untuk terus dan tetap berkorupsi. Maksud dan tujuan Mahasiswa menggelar aksi berdemontrasi di depan gedung DPR RI tentunya menginginkan solusi dengan harapan dibatalkannya pengesahan RKUHP dan RUU KPK tersebut.

Dari sini tampak bahwa gagasan dan ide serta ideologi kemahasiswaan tidak akan pernah mati. Idealisme mahasiswa serupa air yang mengalir, yang jika suatu saat dihambat maka alirannya akan terus mencair dan menetes, hingga menemukan titik paling rendah sekalipun.

Ikuti Kami di Sosial Media:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *